Beranda | Berita | PROGRAM RSUD DAN PUSKESMAS RAMAH ANAK

PROGRAM RSUD DAN PUSKESMAS RAMAH ANAK

oleh
Ukuran Huruf: Decrease font Enlarge font

Komisi I DPRD Kota Palopo melaksanakan studi banding dari tanggal 15 Maret sampai dengan 19 Maret 2017 terkait Program RSUD dan Puskesmas Ramah Anak di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pertemuan pertama berlangsung di Kantor Walikota Kendari Provinsi Sultra pada tanggal 17 Maret 2017 yang diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari, Alamsyah Lotunani beserta jajarannya. Dalam pertemuan tersebut disampaikan oleh Sekda Kendari bahwa untuk mewujudkan Puskesmas Ramah Anak terlebih dahulu ada komitmen oleh Kepala Daerah sehingga perangkat daerah yang membidangi dapat bekerja dengan baik serta pelaksanaan program tersebut ada kerjasama antara masyarakat dengan Pemerintah Kota Kendari.

Pertemuan berikutnya dilanjutkan di Kantor Dinas Kesehatan dan diperoleh beberapa referensi sebagai berikut : bahwa disarankan perlunya dibuat Perda Anak yang berpedoman antara lain pada UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention on The Rights of The Child (Konversi tentang Hak-hak Anak), Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 12 Tahun 2011 tentang Indikator Kabupaten/Kota Layak Anak dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2014 tentang Upaya Kesehatan Anak.

Kemudian pada tanggal 18 Maret 2017 dilanjutkan Kunjungan Lapangan Komisi I DPRD Kota Palopo ke RSUD Kota Kendari dan Puskesmas POASI. Pada kunjungan lapangan tersebut disampaikan beberapa hal, yakni terkait komponen Puskesmas Ramah Anak meliputi tersedianya tenaga medis yang memahami tentang hak dan kesehatan anak, tersedia KIE tentang hak kesehatan anak, tersedia ruang bermain bagi anak yang berjarak aman dari ruang tunggu pasien, memiliki Poli MTBS (manajemen terpadu balita sakit), merupakan kawasan tanpa rokok dan sebagian besar (50 %) sekolah di wilayah kerja Puskesmas, UKS-nya minimal mencapai klasifikasi standar.

Dari hasil studi banding Komisi I DPRD KOta Palopo, diperoleh bahan masukan bahwa untuk mewujudkan Kota Layak Anak dan Puskesmas Ramah Anak perlu diatur dalam rancangan perda dimana didalamnya diatur hak anak sebagaimana diamanatkan dalam regulasi tentang perlindungan anak dan hal ini hanya dapat terwujud jika ada komitmen antara pemerintah, unsur legislatif dan masyarakat.

  • Email ke teman Email ke teman
  • Print version Print version
  • Plain text Plain text

Ditag sebagai:

BERITA

Berikan Rating

0